Memahami cara satu baris dihitung bila datanya cukup.
Baca teks narasi
Bila harga ekspor dan harga dalam negeri berbeda, angka mana yang diusulkan?
Setiap baris HPE memiliki dua sumber harga: transaksi ekspor di SILK dan formulir harga dalam negeri.
Video ini menjelaskan cara angka satu baris dihitung dan mengapa 10 transaksi saja belum tentu cukup.
Kedua sumber dirata-ratakan terpisah: jumlah nilai dibagi jumlah kuantitas.
Dengan cara ini, pengiriman besar berpengaruh lebih besar daripada pengiriman kecil.
Setiap rata-rata harus lolos uji kecukupan: paling sedikit 10 transaksi dari 3 eksportir; untuk formulir, dari 3 perusahaan.
Pada uji paralel periode Oktober 2026, 7 baris lolos dari sisi ekspor.
Hanya satu di antaranya yang dapat diusulkan, yaitu baris 04; enam lainnya dihitung gabungan, bukan usulan.
Kedua syarat berlaku sekaligus: 10 transaksi dari satu eksportir hanya mencerminkan satu pihak.
Di antara sumber yang lolos, dipakai rata-rata yang tertinggi, sesuai Pasal 6.
Pada uji paralel Oktober 2026, formulir dalam negeri belum berisi transaksi sehingga hanya ekspor yang lolos; berkas audit mencatat bahwa tidak terjadi pembandingan.
Hasilnya dibulatkan sekali saja, di akhir, ke dolar terdekat.
Tanda pertama, Ditandai: angkanya lolos, tetapi satu eksportir menguasai lebih dari 70% kuantitas.
Pada baris 04, satu eksportir memegang 91%; angkanya tetap dapat diusulkan, tetapi perlu dibaca dengan hati-hati.
Tanda kedua, Dalam negeri: rata-rata dalam negeri yang tertinggi, padahal diukur di titik penyerahan, bukan di pelabuhan muat.
Angka itu tidak diterapkan otomatis: peninjau memutuskannya secara tegas.
Video berikutnya menjelaskan baris yang datanya tidak cukup: estimasi, atau mempertahankan nilai sebelumnya.