Kementerian Kehutanan Republik Indonesia Belajar HPE ToolkitSeri Panduan · Kementerian Kehutanan
Video 13 dari 32KonsepUntuk: Analis

Dua Sumber, Rata-Rata Tertinggi

Memahami cara satu baris dihitung bila datanya cukup.

Baca teks narasi
  1. Bila harga ekspor dan harga dalam negeri berbeda, angka mana yang diusulkan?
  2. Setiap baris HPE memiliki dua sumber harga: transaksi ekspor di SILK dan formulir harga dalam negeri.
  3. Video ini menjelaskan cara angka satu baris dihitung dan mengapa 10 transaksi saja belum tentu cukup.
  4. Kedua sumber dirata-ratakan terpisah: jumlah nilai dibagi jumlah kuantitas.
  5. Dengan cara ini, pengiriman besar berpengaruh lebih besar daripada pengiriman kecil.
  6. Setiap rata-rata harus lolos uji kecukupan: paling sedikit 10 transaksi dari 3 eksportir; untuk formulir, dari 3 perusahaan.
  7. Pada uji paralel periode Oktober 2026, 7 baris lolos dari sisi ekspor.
  8. Hanya satu di antaranya yang dapat diusulkan, yaitu baris 04; enam lainnya dihitung gabungan, bukan usulan.
  9. Kedua syarat berlaku sekaligus: 10 transaksi dari satu eksportir hanya mencerminkan satu pihak.
  10. Di antara sumber yang lolos, dipakai rata-rata yang tertinggi, sesuai Pasal 6.
  11. Pada uji paralel Oktober 2026, formulir dalam negeri belum berisi transaksi sehingga hanya ekspor yang lolos; berkas audit mencatat bahwa tidak terjadi pembandingan.
  12. Hasilnya dibulatkan sekali saja, di akhir, ke dolar terdekat.
  13. Tanda pertama, Ditandai: angkanya lolos, tetapi satu eksportir menguasai lebih dari 70% kuantitas.
  14. Pada baris 04, satu eksportir memegang 91%; angkanya tetap dapat diusulkan, tetapi perlu dibaca dengan hati-hati.
  15. Tanda kedua, Dalam negeri: rata-rata dalam negeri yang tertinggi, padahal diukur di titik penyerahan, bukan di pelabuhan muat.
  16. Angka itu tidak diterapkan otomatis: peninjau memutuskannya secara tegas.
  17. Video berikutnya menjelaskan baris yang datanya tidak cukup: estimasi, atau mempertahankan nilai sebelumnya.